Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Saya dengan tulus mendesak mereka yang terlibat dalam bisnis pembunuhan, dan mereka yang masih mengonsumsi daging insan-hewan, untuk segera menjauhkan diri dari karma pembunuhan, berhenti mengonsumsi daging insan-hewan, dan menjadi vegan, agar jiwa mereka dapat kembali ke Pelukan Tuhan.

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dalam bahasa Mandarin, dengan teks terjemahan multibahasa, dari Yu-Ya di Taiwan, yang juga dikenal sebagai Formosa:

Salam kepada Tuhan-Guru yang paling Terkasih, Tiga Mahakuasa Yang Bersatu Kembali, dan tim Supreme Master TV yang suci. Saya ingin berbagi cerita tentang ibu dan insan-hewan peliharaan saya. Di mata saya, Ibu selalu menjadi orang baik yang berbakti kepada mertuanya, antusias dalam pekerjaan amal, dan penuh perhatian kepada orang lain dalam segala hal. Satu-satunya hal yang disesalkan tentang dirinya adalah bahwa dia tanpa sadar telah berkecimpung dalam bisnis peternakan insan-ayam dan -bebek selama beberapa tahun ketika masih muda. Meskipun dia mengikuti petunjuk para dewa dan Buddha di usia 50-an untuk berhenti mengonsumsi daging insan-hewan dan menjadi vegan, serta rajin melafalkan Nama Buddha, karma pembunuhan yang telah dia ciptakan tetap menyebabkan cedera dan penyakit di paruh kedua hidupnya.

Pada tahun 2019, di hari yang disertai guntur dan badai, satu insan-anjing liar datang ke tempat saya. Ibu menerimanya, dan sejak saat itu, insan-anjing itu selalu berada di sisinya, menjaganya dengan setia. Pada awal pandemi COVID-19 di tahun 2020, insan-anjing itu tiba-tiba mulai terengah-engah hebat seolah-olah keracunan, dan seluruh tubuhnya kejang-kejang. Pada akhirnya ia meninggal dunia. Melalui seorang komunikator insan-hewan, insan-anjing itu menyampaikan, “Membalas kebaikan adalah hal yang wajar… Benda itu beracun. Sangat beracun! Itu bisa membunuh orang…” Kata-kata sederhananya itu mengonfirmasi apa yang pernah dikatakan Guru: insan-hewan mencintai tanpa syarat; mereka mengorbankan nyawa dan menggunakan tubuh mereka untuk menyerap energi negatif demi melindungi keselamatan pengasuh mereka.

Pada tahun 2021, satu insan-kambing lolos dari nasib disembelih dan melarikan diri ke rumah saya. Saat insan-kambing itu melihat Ibu, air mata tiba-tiba mengalir di wajahnya! Kami membeli insan-kambing itu dan menamainya ‘Kambing Menyenangkan’. Dengan ditemani dan dilindungi oleh “Kambing Menyenangkan”, Ibu menjadi semakin tenang secara fisik dan mental.

Pada pagi hari 15 April 2025, Ibu akhirnya meninggalkan tubuh fisik yang telah membuatnya menderita. Dia meninggal dalam tidurnya. Saya meminta beberapa rekan inisiat yg saleh untuk bantu bermeditasi dan mempersembahkan pahala kepada Ibu. Seorang saudari inisiat yang saleh menyaksikan saat meditasi Quan Yin bahwa begitu jiwa Ibu meninggalkan tubuhnya, dia langsung diinisiasi oleh Tuhan-Guru! Tuhan-Guru membuka “terowongan Cahaya” di samping jiwa Ibu dan, melalui Cahaya Surgawi dengan berbagai warna, melanjutkan penyembuhan jiwanya. Setelah itu, Ibu mengikuti perwujudan Tuhan-Guru berupa Bodhisatwa Quan Yin (Avalokitesvara), naik, dan kembali ke Surga.

Terima kasih, Tuhan-Guru, karena telah menyelamatkan ibu saya berkali-kali saat sakit kritis dan telah membimbingnya kembali ke Surga! Saya dengan tulus mendesak mereka yang terlibat dalam bisnis pembunuhan, dan mereka yang masih mengonsumsi daging insan-hewan, untuk segera menjauhkan diri dari karma pembunuhan, berhenti mengonsumsi daging insan-hewan, dan menjadi vegan, agar jiwa mereka dapat kembali ke Pelukan Tuhan. Dengan kedua telapak tangan disatukan sebagai tanda syukur, murid Yu-Ya dari Taiwan (Formosa)

Yu-Ya yang lapang dada, Terima kasih telah menceritakan kisah tentang kehidupan ibu Anda dan pembebasan akhirnya melalui Rahmat Guru Tercinta kita. Kami sangat bersyukur atas cinta dari teman-teman hewan kita. Semoga Anda dan rakyat Taiwan (Formosa) yang pengertian, dengan Rahmat Yang Mahakuasa, segera tinggal di surga vegan. Dalam Cahaya Surgawi, Tim Supreme Master TV

P.S. Guru dengan ramah membalas Anda dan sependapat bahwa kita harus hidup dengan belas kasih: “Yu-Ya yang diberdayakan, terima kasih telah berbagi kisah nyata Anda tentang karma dan cinta sejati insan-hewan. Kita menghadapi tantangan dan bimbingan dalam hidup yang mengajari kita untuk menjadi kuat, untuk mengetahui bahwa satu-satunya jalan bagi kita adalah berjalan dengan mulia bersama Keilahian Tertinggi. Ibu Anda menerima karmanya dengan lapang dada dan dianugerahi kenaikan derajat yang cepat di Surga. Latihan Quan Yin Anda yang tekun sangat membantunya, dan dia berterima kasih kepada Anda. Semoga Anda dan Taiwan (Formosa) yang visioner dapat melihat melampaui segala ilusi dan menemukan Kasih abadi Tuhan di dalam diri. Mencintai Anda selamanya.”
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
0:33
Berita Patut Disimak
2026-05-11
1022 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-05-11
619 Tampilan
Ringkas
2026-05-11
398 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-05-11
801 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-05-10
357 Tampilan
36:10

Berita Patut Disimak

2026-05-10   184 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-05-10
184 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-05-10
837 Tampilan
Teladan Sukses
2026-05-10
216 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh