Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Raja Mara Membagikan 10 Aturan Dunia Fisik, Bagian 2 dari 5

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Nah, saya bertanya kepadanya, “Dari mana Cinta ini berasal? Cinta macam apa yang dapat mengatasi dan menaklukkan perang?” Dia berkata, “Cinta Anda dan cinta para murid Anda.” Oh, saya sangat tersentuh dan bahagia mendengarnya. Setidaknya, latihan kita, cinta kita, berkontribusi besar dalam mengendalikan perang dan mewujudkan perdamaian, meskipun tidak total atau belum permanen. Tapi siapa tahu, mungkin saja itu permanen. Karena kita tidak hidup sendirian di sini. Kita harus berbagi sebagian dari karma kolektif dunia karena kita hidup bersama mereka. Kita makan bersama mereka, makanan mereka, hasil bumi mereka. Kita menggunakan bahan-bahan kreatif atau barang-barang mereka. Dan kurang lebih kita harus membayar, entah bagaimana, meski Sang Guru telah membayar yang paling banyak. Dunia ini, seperti yang dikatakan Para Suci Tiongkok, 世界是一個最大的染缸. Artinya, ini kolam pewarna yang besar. Dan kita bisa melihat bahwa dunia ini tidak memiliki banyak pewarna yang berwarna-warni bagi kita. Hanya hitam, cokelat. Itu adalah karma yang membebani nasib planet ini dan membuat semua orang menderita. Mereka melihatnya, tapi mereka tidak ingin mengubahnya, atau mereka tidak punya cukup kekuatan untuk mengubahnya.

Saya berbicara secara acak sesuai dengan ingatan saya, karena percakapan tersebut tidak selalu berpusat pada satu tema, tapi terkadang melompat bolak-balik, atau topik terkait akan muncul. Jadi itu tidak masalah; saya hanya memberi tahu kalian apa yang menurut saya perlu kalian ketahui, atau apa yang diizinkan untuk saya sampaikan. Jadi saya hanya memberi tahu kalian bahwa cinta kalian, cinta kita, punya pengaruh yang sangat baik, jika kita tidak ingin mengatakan pengaruh yang besar di dunia ini. Jika tidak, dunia ini pasti sudah hancur sejak lama. Jadi, lanjutkanlah latihan meditasi kalian yang penuh kasih. Lanjutkanlah dengan energi kuat, penuh kasih, penuh kepedulian, dan perkasa dari latihan meditasi Quan Yin kalian, dan percayalah pada Kuasa Guru Yang selalu menyertai kalian dan membantu kalian sebisa mungkin.

Namun, cinta kalian, latihan kalian yang tekun, keyakinan tulus kalian pada Trinitas, Tuhan, Tim Qo Tu, dan Yesus Kristus, Putra Tuhan... Keduanya sebenarnya adalah Putra Tuhan. Seperti kata Lao Tzu, Yang Mahabesar Melahirkan Dua. Dan dari Dua itu, melahirkan lebih banyak lagi, kemudian 10.000 hal lahir dari penciptaan ini, dari Kelahiran Teragung di Alam Semesta. Tanpa Putra Tuhan, tanpa kedua Putra Tuhan ini, tak seorang pun bisa terlahir di sini. Tak seorang pun bisa diampuni. Tak seorang pun bahkan dapat diangkat menjadi Orang Suci. Dan semakin sedikit makhluk Suci di planet ini, semakin banyak kegelapan akan berkuasa, semakin banyak penderitaan akan menimpa siapa pun yang berada di planet ini, bahkan tanpa tubuh, bahkan hanya dalam roh. Jadi, tentu saja, Tuhan Maha Pengasih dan Maha Pengampun. Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa selamanya, selamanya, selamanya. Kita tak pernah bisa cukup bersyukur kepada Tuhan, MaPa Kita, tak pernah bisa cukup bersyukur. Orang Tua kita yang Mahaagung dan Satu-satunya.

Sekarang, saya juga berterima kasih kepada kalian, para murid Tuhan saya, karena kalian telah memberikan kontribusi berupa keagungan, cinta, toleransi, ketekunan, dan berkah bagi planet ini. Saya berterima kasih kepada kalian. Saya berterima kasih kepada para pekerja Supreme Master Television, para anggota tim internal, juga anggota yang bekerja dari jarak jauh. Saya sungguh sangat berterima kasih kepada kalian. Saya sangat senang memiliki kalian. Saya sangat senang karena kalian begitu murni dalam pengabdian kalian dan memiliki begitu banyak kepedulian dan kasih bagi sesama yang masih terperangkap dalam kegelapan. Saya mengucapkan banyak, banyak, banyak terima kasih. Dan apa pun yang bisa saya bagikan kepada kalian sebagai pahala, saya selalu bersedia. Dan apa pun yang bisa saya bantu untuk kalian dalam hal apa pun di dunia fisik yang penuh tantangan ini, saya selalu lakukan. Kalian tahu itu. Bahkan jika kalian tidak melihat saya, saya selalu ada di sekitar, bekerja bersama kalian 24/7. Selain pekerjaan saya sendiri, kita semua bekerja dengan cara yang sama. Dan saya mencintai kalian selamanya. Kita adalah sahabat terbaik selamanya. Sahabat terbaik selamanya.

Nah, Raja Mara juga sangat terkesan dengan kalian dan dengan pekerjaan kita. Dan dia juga memuji saya, dan dia sama sekali tidak menentang saya. Dia berkata, menurut laporan tentang dia, tertulis kata-kata seperti “Dia menyerahkan diri pada pekerjaan saya karena Anda layak.” Dan saya sangat, sangat bersyukur kepadanya.

Saya bersyukur kepada Tuhan. Saya selalu bersyukur kepada Tuhan untuk setiap hal besar dan kecil dalam hidup saya. Apa yang saya makan, yang saya minum, bahkan itu, selalu sesuai dengan Perintah Tuhan, Kehendak Tuhan. Saya tidak melakukan apa pun tanpa Persetujuan dan Perintah Tuhan, meskipun Kami adalah Satu. Tetapi di dalam jiwa saya, di dalam hati saya, saya selalu ingat bahwa Tuhan adalah Yang Tertinggi, Tuhan adalah Yang Terbesar, Tuhan adalah Orang Tua, Orang Tua Unik dan Satu-satunya dari semua makhluk, termasuk diri saya sendiri. Ingatlah itu selalu, untuk bersyukur kepada Tuhan, bergantung kepada Tuhan, memercayai Tuhan, mengikuti nasihat Tuhan jika bisa, kapan pun.

Sering kali, Tuhan bicara kepada saya. Dia memanggil saya “Putri Terkasih”, Dia memanggil saya begitu sejak lama, jauh sebelum kami menjadi Satu. Dan itu selalu membuat air mata mengalir di mata saya. Itu selalu membuat saya merasa, “Ya Tuhan, ya Tuhan, apakah saya begitu berharga? Saya begitu dicintai, begitu diberkati. Saya adalah Putri Tuhan.” Dan tak ada hadiah di dunia ini, tak ada yang lebih berharga daripada kata-kata ini, kata-kata yang Tuhan gunakan untuk memanggil saya: “Putri Terkasih, Putri Terkasih, Engkau melakukan hal yang baik. Putri Terkasih, Engkau dicintai, Engkau diberkati, dan Engkau disembah oleh orang-orang di dunia.”

Tuhan selalu mengingatkan saya bahwa saya melakukan hal yang benar, karena kadang saya bertanya kepada Tuhan, “Adakah hal lain yang lupa saya lakukan untuk anak-anak-Mu? Adakah hal lain yang tidak saya ketahui? Bantulah saya untuk mengetahuinya. Ajari saya lebih banyak, agar saya bisa menyelamatkan jiwa anak-anak-Mu, dan menyelamatkan mereka dari derita neraka, karena saya sendiri tak tahan melihatnya, melihat derita mereka, rasa sakit mereka akibat ketidaktahuan dan keadaan mereka yang teracuni saat datang ke dunia ini.”

Kerentanan mereka, karena begitu mereka lahir ke dunia ini, mereka lupa segalanya. Mereka lupa bahwa mereka adalah anak-anak Tuhan. Mereka lupa akan kekuatan perkasa di dalam diri mereka. Mereka lupa bahwa mereka bisa melakukan apa saja; mereka bisa menciptakan apa saja. Mereka melupakan segalanya agar bisa dilahirkan di sini, entah untuk membantu sesama, atau dilahirkan hanya untuk menjalani petualangan, sebuah tantangan, berpikir bahwa mereka bisa melakukan semuanya sendiri, tanpa berada dalam Pelukan Tuhan, tanpa berada dalam Kuasa Surgawi yang Protektif. Ini adalah masalah, tetapi Tuhan membiarkan mereka. Tuhan ingin mereka bebas memilih, karena sebagai orang tua terbaik, kalian tak pernah ingin memaksa anak-anak kalian untuk memilih sesuatu yang tidak mereka sukai. Jadi, itulah yang disebut Kasih tanpa syarat.

Tapi, kehendak bebas ini memiliki efek kedua, dan kalian semua sudah mengetahuinya. Jadi, Tuhan selalu mengutus para Guru ke dunia ini, para Guru dari berbagai tingkatan, untuk membimbing tingkat pemahaman manusia yang beragam. Masalahnya, sebagian besar waktu, kebanyakan dari mereka tidak mendengarkan. Hanya mereka yang benar-benar sangat suci dalam inti keberadaan mereka sebelum dilahirkan ke dunia fisik ini, yang entah bagaimana, bahkan secara samar-samar, mengingat asal-usul spiritual mereka dan berusaha untuk membangunnya kembali, menyempurnakannya, agar dapat melakukan pekerjaan yang telah Tuhan berikan kepada mereka, untuk datang dan membantu anak-anak (Tuhan) yang lebih lemah di dunia ini. Nah, itu hal lain lagi.

Raja Mara, selama percakapan itu, terus mendorong pekerjaan saya dan cinta kalian. Dia berkata bahwa “Cinta Anda”, maksudnya Cinta saya, “Dampaknya sangat besar bagi perdamaian dunia. Dan dunia mencintai Anda! Dunia mencintai Anda karena Anda membantu mewujudkan perdamaian. Cinta Anda menyelamatkan dunia ini.” Itulah yang dia katakan. Saya berterima kasih kepadanya. Dan saya bilang padanya bahwa hanya Tuhan yang bisa melakukan semua ini. Tuhan melakukan semua ini. Tuhan menciptakan perdamaian. Tuhan memberkati dunia. Tuhan membuat orang-orang merasakan kasih dunia. Tetapi hanya melalui kita – kita hanyalah alat-alat yang bersahaja. Namun demikian, saya berterima kasih kepada kalian, murid-murid Tuhan saya, karena kalian begitu rela dan menjadi alat yang baik untuk pekerjaan Tuhan, sehingga kita masih bisa menyelamatkan dunia ini agar dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang. Dan marilah kita berharap bahwa ini akan menjadi dunia yang lebih baik, dunia yang penuh kebaikan, dunia yang mirip Eden bagi generasi kita selanjutnya.

Jika tidak, saya tidak tahu bagaimana manusia bisa memaafkan diri sendiri karena telah secara tidak bertanggung jawab merusak dunia ini. Jadi kini kita memiliki sangat sedikit air. Saya baru saja membaca beberapa hari lalu, 51% wilayah Amerika kekurangan air, mengalami kekeringan. Dan itu adalah hal yang sangat menyedihkan, hal yang sangat mengkhawatirkan, karena Amerika Serikat begitu luas. Semoga mereka bisa berbagi. Mereka bisa memiliki cukup air di mana-mana untuk dibagikan, untuk menyelamatkan nyawa warga Amerika. Ini hanya berbicara tentang warga Amerika saja – banyak benua lain juga menghadapi masalah besar, sangat besar, dengan air, dengan air minum, di samping semua masalah mendesak lainnya yang kita hadapi. Air adalah kehidupan. Tanpa makanan, kita bisa bertahan beberapa waktu, mungkin beberapa minggu, tetapi tanpa air, kita mati, hampir dalam beberapa hari. Kita punya solusi. Kita tidak akan pernah mengalami situasi ini. Kita tidak akan pernah kekurangan makanan jika kita hidup sesuai dengan Hukum Alam Semesta: “Apa yang kamu tabur, itulah yang akan kamu tuai.” Kita terus membunuh makhluk hidup, termasuk anak-anak kita sendiri, anak-anak kandung kita, anak-anak dari garis keturunan kita. Saya akan biarkan kalian mendengar apa yang dipikirkan Raja Mara tentang membunuh bayi-bayi kalian sendiri, nanti. Sekarang, kita lanjutkan

Photo Caption: “Senyum Indah Musim Semi yang Dianugerahkan Tuhan”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (2/5)
1
Antara Guru dan Murid
2026-05-31
1998 Tampilan
2
Antara Guru dan Murid
2026-06-01
1530 Tampilan
3
Antara Guru dan Murid
2026-06-02
1278 Tampilan
4
Antara Guru dan Murid
2026-06-03
689 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Antara Guru dan Murid
2026-06-03
689 Tampilan
36:22
Berita Patut Disimak
2026-06-02
1 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-06-02
908 Tampilan
Jejak Budaya Di Seluruh Dunia
2026-06-02
1 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-06-02
1278 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh