Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Baginda Raja Ye menyampaikan keinginan-Nya untuk mengakhiri pertemuan kami di sini dengan segenap cinta dan berkah. Baginda berkata bahwa Dia tak pernah ingin meninggalkan sisi saya. Hanya saja, setiap dari kita memiliki tugas yang harus dipenuhi. Dan Baginda dapat melihat bahwa keberadaan fisik saya membutuhkan istirahat setelah segala upaya untuk mencurahkan perhatian sepenuhnya secara eksklusif pada planet ini sekaligus berada di dalam atmosfer energi yang lebih tinggi. Maka Baginda ingin berpamitan untuk saat ini agar saya dapat beristirahat sejenak sebelum harus menyelesaikan banyak pekerjaan lain yang menunggu saya setiap hari. Terima kasih, Tuan, atas kebaikan Anda. Terima kasih, terima kasih. Saya berharap kita bisa bertemu lebih awal pagi ini sehingga upaya ini tidak terlalu melelahkan. Saya tidak menginginkan apa pun di dunia ini dan berharap energi saya yang penuh upaya tidak mengganggu Anda, membebani Anda dan rombongan Anda dengan cara apa pun. Raja berkata, “Oh, tidak, tidak, tidak. Semuanya baik-baik saja, semuanya lancar, dan semuanya menyenangkan.” Tidak ada apa pun di dunia ini yang dapat membebani-Nya dan rombongan-Nya sama sekali karena Dia hanya berkunjung untuk waktu yang singkat. Dan kekuatan-Nya serta kekuatan rombongan-Nya akan cukup untuk menangkis segala pengaruh yang tidak menyenangkan dari kekuatan negatif di dunia ini. Oh, kami sangat senang mendengarnya, Baginda, kami sangat senang mendengarnya. Semoga suatu hari nanti dunia ini akan memiliki kekuatan seperti itu bagi setiap makhluk, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang indah, menakjubkan, dan bebas, sekarang dan selamanya. Terima kasih, TUHAN, atas segalanya dan karena mengizinkan pertemuan hari ini dengan Berkah dan Kasih-Mu. Kami mendoakan yang terbaik bagi Anda dan rakyat Anda, Tuan. Dan jika Anda berkenan, tinggallah sedikit lebih lama untuk memberkati orang-orang kami, semua makhluk di dunia yang penuh masalah ini. Angkatlah mereka, hiburlah mereka, bukalah mata dan hati mereka, agar mereka dapat melihat jalan yang lebih baik tepat di depan mereka untuk menuntun mereka pulang ke Rumah. Di mana pun Rumah berada, selalu penuh kebahagiaan, kegembiraan, dan kebebasan. Terima kasih atas kunjungan Anda, Tuan. Terima kasih juga kepada seluruh rombongan Anda yang hadir di sini. Kita berpamitan untuk saat ini, tetapi kita tak akan pernah terpisah. Mencintai Anda, Tuan. Mencintai Anda, Raja Ye. Mencintai kalian, rombongan Anda yang hadir di sini, dan mencintai kalian, semua rakyat Anda di Tanah Py Anda yang penuh kebahagiaan Buddha. Saya sangat senang akhirnya, hari ini bisa bertemu dengan Raja Ye dan orang-orang-Nya. Menunggu, menanti, dan mengerahkan energi untuk pertemuan itu lebih melelahkan daripada bertemu dengan sang Raja sendiri dan orang-orang-Nya. Akhirnya, kami telah bertemu. Saya bisa menghela napas lega; saya butuh sedikit istirahat. Sejujurnya, saya tidak menyangka saya bisa melakukannya. Bertarung saja sudah sangat melelahkan – hari ini, dengan karma perdamaian dan karma dunia. Saya sangat senang bahwa TUHAN bahkan sangat memberkati saya sehingga bisa berbicara dengan Raja Py. Tolong ingatlah TUHAN. Tolong serahkanlah segalanya, segenap diri kalian kepada TUHAN. Biarlah TUHAN melindungi kalian. Biarlah TUHAN membantu kalian. Biarlah TUHAN mengajari kalian di dalam dan di luar, segala hal yang harus kalian lakukan untuk menjalani hidup yang damai dan gaya hidup yang membebaskan, yang sesuai dengan anak-anak TUHAN. Semoga semuanya terbangun sekarang. Semoga semua pemimpin negara benar-benar mengurus rakyat masing-masing, apa pun pengorbanan yang harus dilakukan. Tak ada lagi perang, hanya kedamaian, cinta, dan saling membantu. Hanya itu yang perlu kalian lakukan untuk menjadi manusia, manusia yang baik, dan orang suci yang disaksikan oleh seluruh Alam Semesta. Terima kasih telah berusaha. Saya mencintai kalian. Saya mencintai kalian semua, yang baik, yang buruk, yang berbudi luhur, dan para pendosa. Semoga TUHAN senantiasa memberkati kalian, membantu kalian, dan membuat kalian merasakan Kasih-NYA. Amin. Setelah Baginda Raja Ye menoleh ke arah kami, saya berkata kepada-Nya, “Tolong, tolong bantu saya. Ajarkan sesuatu kepada manusia agar mereka dapat mengingatnya dan bertindak sesuai dengan itu dalam nama TUHAN.” Maka Baginda Raja Ye berkata, “Segalanya yang perlu mereka ketahui, telah Anda ajarkan kepada mereka.” Saya berkata, “Terima kasih, Raja, tetapi tolong, dari Anda sendiri, itu berbeda. Itu adalah opini kedua. Begitulah sebutannya di Bumi. Tolong sampaikan sesuatu ke mereka. Beri tahu mereka apa yang baik untuk mereka, dan tanamkan itu dalam pikiran mereka, tolong.” Maka Raja Ye berbalik sepenuhnya ke arah kami, menghadap kami dari jarak beberapa meter, sambil berkata, “Ini untuk para pemimpin di dunia Anda: Pertama, kalian sangat istimewa, mulia, dan terhormat karena ditunjuk untuk menduduki posisi yang sangat tinggi, dihormati, dan disegani di dunia ini. Kedua, jadilah pemimpin yang baik, pemimpin yang mulia, pemimpin yang terhormat, pemimpin yang lebih baik dari diri kalian saat ini, karena kalian tidak hanya memimpin, kalian tidak hanya memerintah rakyat kalian. Kalian sedang menjalankan misi TUHAN untuk membimbing mereka ke jalan yang benar menuju kebenaran, menjadi warga yang damai dan penuh kasih; terhadap satu sama lain, terhadap warga negara tetangga, dan terhadap semua makhluk yang dianugerahkan TUHAN untuk hidup di planet ini. Ketiga, jadi yang harus kalian lakukan, yang sudah kalian ketahui, adalah Kehendak TUHAN. Hapuskan semua pembunuhan dalam perang, dalam damai, secara terbuka atau diam-diam, terutama pembunuhan janin bayi yang tidak bersalah, yang adalah keturunan darah kalian sendiri. Hapuskan semua pembunuhan terhadap makhluk lain di planet kalian. Yang jelas, kalian tahu – jangan ada lagi penyembelihan insan-hewan di dunia ini. Mereka ada di sini untuk membantu kalian, memberkati kalian, memberikan lebih banyak pengetahuan, harmoni, dan persahabatan. Selanjutnya, jangan lagi saling menyerang negara lain, jangan lagi menggunakan kekuatan brutal kalian untuk menindas warga negara lain yang merupakan anak-anak TUHAN di negara tetangga kalian. Jadilah teladan kebenaran, pemimpin yang murah hati dan bijaksana sebelum kalian mengharapkan sikap dan mentalitas serupa atau yang terkait dari rakyat kalian. Sembahlah TUHAN, berdoalah kepada TUHAN memohon petunjuk dan pembebasan jiwa kalian. Kalian akan diberkahi dengan kuasa yang lebih besar, posisi yang lebih tinggi daripada yang kalian miliki saat ini, jika kalian melakukan semua itu. Dengarkan Guru kalian di Bumi, Maha Guru Ching Hai, maka kalian akan menjadi makhluk hidup yang sempurna, orang suci teladan dalam posisi kalian, serta di akhirat nanti. Semoga kalian sukses dalam upaya kalian untuk memenuhi tugas sebagai pemimpin rakyat. Semoga TUHAN memberkati kalian lebih banyak lagi.” Jadi, kami berkata, “Amin.” Dan rombongan-Nya pun berkata, “Amin.” Setelah itu, Raja Ye dan rombongan-Nya menyatukan telapak tangan, menundukkan kepala, dan meninggalkan kami. Kami merasa ada sesuatu yang hilang setelah mereka pergi. Tapi harus bagaimana? Kita semua punya pekerjaan yang harus diselesaikan. Kita semua punya tugas yang harus ditangani. Kami berharap dapat bertemu mereka di suatu tempat, suatu hari nanti, lagi, lagi, dan lagi. Photo Caption: “Indah dan Penuh Manfaat”











