Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Baginda Buddha Raja Sy dari Pro

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Hari ini tanggal 19 Juni 2026, dini hari. Terdengar Alunan Musik dari Surga, hanya untuk membangunkan saya, sekitar pukul empat pagi. Sekarang, saya masih belum pulih sepenuhnya, tetapi saya senang bahwa Raja Buddha Perdamaian datang dan membangunkan saya. Apa yang Anda ingin saya lakukan untuk Anda, Baginda Raja Buddha Perdamaian? Baginda Raja Buddha Perdamaian, To, T-O, Baginda Raja Buddha To, Anda ingin saya berbicara dengan Raja Buddha yang dari jauh. Saya dengan senang hati akan. Saya senang karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Meskipun masih sangat lemah akibat pertempuran perdamaian – telah memenangkan pertempuran perdamaian – saya cukup fit untuk berbicara. Jadi, tolong undang Baginda Raja Buddha yang dari jauh. Terima kasih. Beri tahu saya nama-Nya. Fu. F-U. Ya, saya telah memperhatikan bahwa semua nama dari alam-alam yang jauh dari sini ditulis dengan sangat singkat.

Kalian harus tahu bahwa ketika kita menyebut-Nya Raja, itu karena Dia juga merupakan Raja dari dunia yang diciptakan-Nya sendiri, tetapi Dia juga bisa disebut Buddha, sama seperti ketika Buddha Shakyamuni memperkenalkan Buddha Pengobatan. Dia berkata, “Oh, jauh sekali dari sini, jaraknya sekitar 10 kali jumlah pasir Sungai Gangga dari planet ini, ada seorang Buddha bernama Buddha Pengobatan.” Namun, Dia juga menyebut-Nya Raja – Yaoshi Liuli Guang Wang Fo, jadi Dia adalah Raja Cahaya Kristal Pengobatan dan juga seorang Buddha. Selain itu, orang-orang pada zaman Buddha Shakyamuni menyebut-Nya Maharaj, yang berarti “Raja”. Dan ketika Tuhan Yesus Kristus masih hidup, orang-orang juga menyebut-Nya Raja orang Yahudi.

Jadi, sekarang sudah jelas. Semua Raja yang telah saya sebutkan, yang merupakan penguasa di Kerajaan Mereka sendiri, alam Mereka sendiri, juga disebut Raja, tetapi kita dapat menyebut Mereka semua sebagai Buddha. Mungkin kita sebaiknya menambahkan kata “Buddha” dalam tanda kurung di setiap gelar Raja tersebut, agar lebih jelas bagi orang-orang bahwa Mereka bukanlah raja seperti raja-raja di dunia ini. Mereka menciptakan Kerajaan Mereka sendiri. Mereka memiliki murid-murid ketika Mereka berada di suatu tempat di alam fisik, di planet fisik lain. Tidak harus hanya planet kita. Jumlahnya terlalu banyak, tak terhitung untuk disebutkan satu per satu.

Jadi, setelah sang Raja atau Buddha menginisiasi orang-orang, Mereka selalu menciptakan dunia Mereka sendiri dengan kekuatan mahakuasa Mereka sehingga para pengikut Mereka, para murid Mereka, dapat pergi ke sana untuk hidup bersama dengan Guru mereka, Yang mereka sebut Raja juga, tentu saja, karena Dia memerintah ciptaan-Nya sendiri. Dia menciptakan planet-planet, alam-alam yang indah, damai, penuh kebahagiaan, dan sangat bahagia, dan orang-orang di sana tidak pernah membutuhkan apa pun. Itu mirip dengan Tanah Buddha Amitābha. Seperti yang kalian ketahui, di sana terdapat danau-danau indah, kolam-kolam indah, pepohonan indah, pemandangan indah, dan wastu-wastu yang indah – yang masing-masing bisa dihuni. Dunia-Nya juga memiliki banyak wilayah tempat mereka tinggal sesuai dengan tingkatan pahala dan tingkatan pencerahan yang berbeda.

“Sang Buddha kemudian berkata kepada Sesepuh Śāriputra: ‘Jika engkau melakukan perjalanan ke arah barat dari sini, melewati seratus ribu koṭi Tanah Buddha, engkau akan tiba di Tanah yang disebut Kebahagiaan Tertinggi, di mana terdapat seorang Buddha bernama Amitābha. Dia tinggal di sana sekarang, mengajarkan Dharma. ‘Śāriputra, mengapa Tanah itu disebut Kebahagiaan Tertinggi? Para makhluk di negeri itu tidak mengalami penderitaan, tetapi hanya menikmati berbagai kesenangan. Karena alasan ini, Tanah itu disebut Kebahagiaan Tertinggi. Lagi pula, Śāriputra, di Tanah Kebahagiaan Tertinggi terdapat tujuh baris pagar tangga, tujuh baris jaring hias, dan tujuh baris pepohonan. Semua itu terbuat dari empat jenis permata dan meliputi seluruh Tanah ini, meliputi segala sesuatu. Karena alasan inilah, Tanah itu disebut Kebahagiaan Tertinggi. Lagi pula, Śāriputra, di Tanah Kebahagiaan Tertinggi terdapat kolam-kolam tujuh permata yang dipenuhi dengan air yang memiliki delapan kualitas yang sangat baik. Dasar kolam-kolam tersebut hanya diselimuti dengan pasir emas, dan dari keempat sisi setiap kolam menjulang tangga-tangga dari emas, perak, beril, dan kristal. Di atasnya berdiri paviliun-paviliun yang dihiasi dengan emas, perak, beril, kristal, safir, mutiara kemerahan, dan cornelian. Di dalam kolamnya terdapat teratai sebesar roda kereta — yang biru memancarkan cahaya biru, yang kuning memancarkan cahaya kuning, yang merah memancarkan cahaya merah, dan yang putih memancarkan cahaya putih. Mereka menakjubkan dan indah, harum, dan murni. Śāriputra, Tanah Kebahagiaan Tertinggi dipenuhi dengan perhiasan yang demikian indah. ‘Dan lagi, Śāriputra, di Tanah Buddha itu Musik Surgawi dimainkan terus-menerus. Tanahnya terbuat dari emas. Enam kali pada siang dan malam hari bunga-bunga māndārava turun dari langit seperti hujan. […]

Śāriputra, jika seorang pria atau wanita yang baik yang mendengar tentang Amitābha berpegang teguh pada Nama-Nya bahkan selama satu hari, dua hari, tiga, empat, lima, enam, atau tujuh hari dengan pikiran yang terkonsentrasi dan tak terganggu, maka pada saat kematian, Amitābha akan muncul bersama sejumlah Orang Kudus. Oleh karena itu, ketika kehidupan mereka berakhir, pikiran para aspiran itu tidak akan jatuh ke dalam kebingungan sehingga mereka akan segera terlahir di Tanah Kebahagiaan Tertinggi Amitābha. Śāriputra, setelah menyadari manfaat-manfaat ini, aku katakan: Semua makhluk hidup yang mendengar ajaran ini hendaknya bercita-cita untuk terlahir di Tanah itu.’” dari Sutra Tentang Buddha Amitābha yang disampaikan oleh Buddha Shakyamuni (vegan)

Di Tanah Buddha Amitābha, terdapat sembilan tingkatan bagi berbagai jenis makhluk yang tercerahkan dan berpahala, yang merupakan para murid, pengikut, atau orang yang percaya kepada-Nya

Ngomong-ngomong, nama Baginda Raja Buddha Perdamaian adalah To, T-O. Berbeda dengan para Raja Buddha lainnya yang telah Dia undang untuk bertemu saya, atau bantu atur untuk bertemu saya, Dia, Baginda Raja Buddha To, masih hidup di planet kita, di Taiwan (Formosa). Saya sudah memberi tahu kalian, kita memiliki banyak Raja Buddha lainnya, dan kemungkinan Mereka akan datang dan memperkenalkan diri seperti Raja Buddha Pemuda yang kesempatan untuk berbicara dengannya telah saya lewatkan. Dia tinggal di Australia karena Dia kini masih menjadi murid TUHAN saya. Namun tentu saja, jiwa-Nya berada di dimensi spiritual yang lebih tinggi. Namun kelak Dia akan berada di Kerajaan-Nya; Raja Buddha PEMUDA akan pergi lebih dulu. Keduanya kini berada di Level Keempat. Tapi setelah Mereka membantu saya mengatur kedatangan begitu banyak Raja Buddha untuk bertemu saya, level Mereka akan naik, tentu saja. Jika ada kesempatan, kita akan membicarakan hal itu nanti.

Nama Raja Buddha hari ini adalah Sy, S-Y. Dan Dia datang dari jarak miliaran tahun cahaya dari kita, dari planet ini – lebih dari 7 miliar tahun cahaya dari planet Bumi adalah tempat Raja Buddha Sy tinggal, juga dalam ciptaan-Nya sendiri, di Tanah Buddha-Nya sendiri. Dan tujuan-Nya datang mengunjungi saya adalah untuk mengucapkan selamat atas perdamaian kita, dan juga untuk memberi saya sebuah Hadiah, Hadiah pribadi. Kita akan lihat Hadiah apa yang telah Dia bawa. Alam yang diperintah oleh Raja Buddha Sy disebut P-R-O. Itu berarti “kemudaan”. Jadi, Raja Buddha itu telah membawakan saya Hadiah untuk kemudaan yang disebut Hadiah Kemudaan, dan saya sangat, sangat berterima kasih kepada-Nya. Mungkin itu membantu saya menjadi lebih kuat dalam menghadapi masalah-masalah besar di dunia ini, dan juga membantu para murid saya, pengikut saya, dan orang-orang yang percaya kepada saya.

Atas Nama TUHAN, dan atas nama orang-orang indah di planet ini, atas nama semua makhluk di planet ini, saya berterima kasih kepada Baginda Raja Buddha Sy karena begitu murah hati dan baik hati. Kami juga mendoakan agar Anda dan rakyat Anda mendapatkan yang terbaik dari Berkah TUHAN. Amin. Saya berterima kasih kepada Anda karena telah datang kepada kami di saat kami membutuhkan. Berkah Anda dan jiwa dermawan Anda akan membawa banyak sekali kelegaan bagi semua makhluk di dunia ini. Semoga TUHAN memberkati Anda lebih dan lebih lagi. Terima kasih atas kunjungan Anda. Adakah sesuatu yang ingin Anda sampaikan secara pribadi, Tuan? Ya? Tolong, beri tahu saya, beri tahu kami. “Formula Perdamaian yang diformulasikan beberapa dekade lalu telah kehilangan potensinya. Jadi, perdamaian cepat tapi tak langgeng. Formula Perdamaian yang baru diformulasikan ini cepat dan langgeng.” Ya, syukur kepada TUHAN atas hal itu. Baginda Raja Buddha Perdamaian, benarkah apa yang Dia katakan? “Ya, Guru.” Terima kasih.

Apakah Anda punya informasi lainnya, Baginda Raja Buddha Sy? “Ya, kami punya. Potensi perdamaian yang hilang, dapat dipulihkan melalui meditasi Quan Yin.” Wow. Wow, terima kasih atas informasi berharga itu. Kami pasti akan melipatgandakan upaya kami untuk meditasi Quan Yin (pada Cahaya dan Suara batin Surgawi) untuk menjaga perdamaian tetap utuh dan bertahan selama mungkin. Terima kasih, Raja Buddha Sy.

Jadi, Baginda Raja Buddha Sy akan tinggal di planet ini selama delapan hari, dan seperti para Raja Buddha lainnya Yang tinggal beberapa waktu, akan mengunjungi berbagai tempat; maksud saya, hanya untuk memberikan lebih banyak berkah kepada penduduk dunia ini. Kami sangat berterima kasih kepada-Nya dan berterima kasih kepada TUHAN atas privilese ini untuk bertemu dengan-Nya dan menerima berkah dari-Nya secara pribadi. Dalam Nama TUHAN, dalam Rahmat dari Tiga MAHA Kuasa yang Bersatu Kembali, semoga Anda diberkati lebih dan lebih lagi, Raja Buddha Sy dan rakyat Anda. Amin.

Photo Caption: “Nikmati Rumah Duniawi Anda. Ingatlah Rumah Surgawi Anda” (Semua yang tampil di sini tanpa rasa sakit)

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Kata-kata Bijak
2026-10-22
385 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-10-22
532 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-10-21
951 Tampilan
33:40
Berita Patut Disimak
2026-10-21
1 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-10-21
624 Tampilan
Hidup Sehat
2026-10-21
1 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-10-21
899 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh