Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dalam episode ini, Guru jelaskan bahwa kontribusi yang bermakna menghormati negara kita dan dunia, serta menekankan bahwa pendidikan formal tidak diperlukan untuk mencapai pencerahan diri.Soal siapa yang saya bantu – itu uang saya. Saya membantu siapa pun yang saya mau. Itu terserah saya. (Ya, Guru… secara umum…) Tidak, bukan itu maksud saya. Ya, mohon tunggu sebentar. (Ya.) Terkadang saat kita bantu seseorang, mereka hanya bisa menerimanya jika mereka memiliki pahala. Dan harus ada juga pertalian, betul? (Ya, harus ada pertalian.) (Ya.) Kita sudah membicarakan hal itu tadi. (Ya.) Bukan berarti kita bisa begitu saja bantu siapa pun yang kita mau, kan?Saya hanya memberikan bantuan; Saya tidak mengambil apa pun. Untuk apa saya membutuhkan uang? Saya tinggal di tenda saja. Saya tak punya mobil, dan sekarang saya juga tidak punya rumah. Ketika saya datang ke sini, saya hanya menginap di rumah orang lain selama beberapa hari. Untuk apa saya mengambil uang? Lagi pula, untuk apa saya membutuhkan uang? Jika saya memiliki pekerjaan atau usaha, barulah saya mungkin butuh uang untuk bisnis dan sebagainya. Saya makan satu atau dua kali sehari. Ke mana pun saya pergi, saya diantar dengan mobil murid-murid saya dan menginap di rumah mereka. Dan ketika saya kembali, saya tinggal di tenda. Jadi, untuk apa saya butuh uang? Misalnya, untuk apa Anda butuh uang? Untuk bisnis atau semacamnya, kan?Dan bahkan jika saya butuh uang, pada akhirnya saya hanya akan berikan di sini, di sana, atau di tempat lain. Itu juga bukan benar-benar uangku, jadi mengapa harus terlalu kuatir? Siapa pun yang saya bantu, saya sedang bantu Âu Lạc (Vietnam). Mengapa kita terus berpikir sesempit itu? Jika kita terus menyimpan segalanya rapat-rapat seperti itu, tak ada yang akan tahu tentang kita. Kita harus berbaur dengan masyarakat luas.Saya berasal dari Âu Lạc (Vietnam). Jadi, siapa pun yang saya bantu, orang-orang akan tahu bahwa orang yang membantu mereka adalah orang Âu Lạc (Vietnam). Orang-orang terus-menerus hanya memikirkan uang, tanpa memikirkan kehormatan atau kasih universal. Misalnya, kalau saya membantu semua orang, orang akan berkata, “Ah, orang-orang Âu Lạc (Vietnam) itu mengasihi semua orang. Mereka bantu semua orang, bukan sekedar orang Âu Lạc (Vietnam).” Lihat? Bukankah itu akan membawa kehormatan bagi Âu Lạc (Vietnam)? Bagaimana menurutmu? (Ah.)Kehormatan semacam itu tidak bisa dibeli dengan uang. Begitu uang dihabiskan, ia hilang. Tetapi apa yang kita lakukan untuk membawa kehormatan bagi dunia dan negara kita akan bertahan lama. Itulah kontribusi sesungguhnya. Anda berpendidikan. Coba pikirkan saja, dan Anda akan langsung mengerti, kan?Misalnya, jika seorang warga Âu Lạc (Vietnam) lakukan hal baik yg mendatangkan dukungan bagi Âu Lạc (Vietnam) di seluruh dunia, menurutmu apakah itu akan bermanfaat bagi negara kita? Sebaliknya, kita hanya memikirkan memenuhi kebutuhan diri sendiri. Maka semuanya hilang. Beritahu orang-orang itu bahwa mereka telah cukup salah paham. Tak ada orang Âu Lạc (Vietnam) yg menyumbangkan uang kepadaku. Itu semua uangku, atau dana yang dikirim dari Taiwan (Formosa). Itu poin pertama. Kedua, siapa pun yang kubantu, aku juga sedang membantu rakyat Âu Lạc (Vietnam). Kita hidup di dunia ini. Secara umum, dan khususnya mengenai Âu Lạc (Vietnam), jika orang-orang Âu Lạc (Vietnam) memiliki reputasi yang baik, maka dunia akan mengenal Âu Lạc (Vietnam), bukan?Jadi, beritahu mereka, mereka perlu berpikir lebih luas dan jauh ke depan. Pandang secara luas dan jauh ke depan. Jika kita memandang segala sesuatu dengan pandangan terlalu sempit, akan sulit menyelesaikan sesuatu. Begitu banyak orang, karena dengan pandangan sempitnya itu, telah merugikan pada komunitas orang-orang Âu Lạc (Vietnam). Satu surat kabar menyerang surat kabar lainnya. Atau satu kelompok menyerang kelompok lainnya. Semua orang ingin menjadi bos, ingin memegang kendali. Tak ada yang memikirkan kehormatan bersama negara dan rakyatnya. Misalnya, jika saya bertindak seperti itu, apa yang akan kalian pikirkan? Apakah saya masih layak menjadi seorang Guru? Hari ini saya sedikit “bersemangat.” Karena begitu dia masuk, dia langsung menyerang, langsung menyerang. Skakmat langsung, skakmat langsung. (Oh, tidak. Saya hanya bertanya sebagai jurnalis, untuk bantu mengklarifikasi hal-hal bagi publik.) Oke, oke. Saya tahu. (Ya.) Saya tahu. Tapi masalah-masalah semacam itu membuat orang sedikit tak nyaman. (Ya.) Karena mereka terus-menerus bertanya. Semua orang ajukan pertanyaan itu. (Ya.) Karena itulah masalah yang paling mereka kuatirkan. (Ya.) Karena orang-orang biasa di dunia ini umumnya memiliki tingkat pemahaman yang agak serupa. Jadi ke mana pun saya pergi, semua orang ajukan pertanyaan yang sama. Saya mulai berkeringat dng hanya mendengarnya (Sebagai jurnalis, kami hanya menanyakan alasan itu untuk bantu memperjelas keadaan.) Ya, saya tahu. Oke, saya tahu, saya tahu. Ya. Tapi Anda bukan yang pertama.(Ya. Bolehkah saya bertanya, Guru, banyak orang mengatakan bahwa pengikut Anda sangat berpendidikan dan memiliki gelar tinggi.) Ada yang berpendidikan tinggi, dan ada yang pendidikan lebih rendah. (Begitu. Jadi, pengikut Anda berasal dari berbagai lapisan masyarakat.) Semua jenis orang. (Begitu ya.) Ya, ya.(Lalu, Guru, bisakah Anda jelaskan mengapa orang yang berpendidikan lebih rendah mengikuti Anda dan mengapa mereka yg berpendidikan tinggi juga mengikuti Anda?) Dengan alasan yang sama: untuk menemukan Diri sejati mereka. Diri sejati itu tidak berpendidikan rendah maupun berpendidikan tinggi. (Ya.) Mereka telah bijaksana, dari satu kehidupan ke kehidupan berikut. (Ya.)Saya bantu mereka temukan kembali Sifat bawaan itu, dan mereka berhasil. Mereka temukan secara bertahap, sedikit demi sedikit tiap hari. Jadi, mereka bahagia, menyukainya, dan mereka mengikuti. Ini adalah sesuatu yang tidak memerlukan pendidikan formal untuk memahaminya. Seperti Patriark Keenam Huineng, Beliau tak ada pendidikan formal, (Ya.) namun Beliau tetap bijaksana dan tercerahkan. Sedangkan Shenxiu belajar secara ekstensif dan mengetahui banyak hal, bahkan mengikuti Gurunya selama 30 tahun, namun ia tetap tidak berada pada tingkat yang sama dengan Huineng. Itu hanyalah sebuah contoh.Anda yang menulis artikel ini, dan yang satunya lagi ditulis oleh Tuan Lưu, bukan? Oke. Jadi, yang lucu itu yang ditulis oleh Bapak Lưu. Dan yang ini yang Anda tulis. (Tulisan saya juga lucu.) Ah, ya, memang sangat lucu, sangat lucu. (Itu juga cukup menghibur.) Sangat kreatif. (Adakah hal yang tidak disetujui oleh Guru?) Tidak, tak. Saya sepenuhnya setuju. Saya setuju dengan semuanya. Apakah semua orang menikmati hidangan tadi? Apakah sesuai selera kalian? (Ya, sangat lezat, Guru.) (Sangat lezat, Guru.) Benarkah? Apakah itu lezat? (Ya, benar-benar sangat lezat.) Ah, bagus sekali.(Guru, selama kunjungan ini, apakah Guru berencana untuk bertemu dan berbincang dengan para murid Guru dan kelompok orang yang lebih besar?) Ya, ya. Saya baru saja tiba dari bandara sekitar pukul sepuluh-an, hampir pukul 11, Minggu lalu. Saya kembali pada hari Minggu dan langsung berbicara dengan para murid. Mereka sudah sedang menunggu di Pusat Meditasi. (Ya.) Saya langsung pergi dari bandara untuk mengunjungi mereka. Melihat mereka setiap hari akan mengganggu mereka. Lebih baik mereka melanjutkan pekerjaan mereka. Pada hari Minggu, mereka memang berkumpul, jadi saya memanfaatkan kesempatan itu untuk mampir dan mengunjungi mereka. (Ya.)Hanya jika saya datang sesekali dan kebetulan berada di sana pada hari Rabu atau Kamis, barulah mereka harus mengatur pertemuan agar kita bisa bertemu. Jika tak, jika saya tinggal lebih lama, saya biarkan mereka beraktivitas biasa. (Apakah Anda akan kembali ke Hawaii kali ini, atau langsung ke Taiwan (Formosa)?) Ada undangan dari begitu banyak tempat, jadi saya mungkin belum bisa kembali ke Taiwan (Formosa) untuk saat ini. Taiwan (Formosa) juga telah mengundang saya. Sekarang setelah Taiwan (Formosa) melihat bahwa Amerika telah memberi saya penghargaan, mereka juga mengundang saya kembali ke sana untuk menerima penghargaan lain, sesuatu yang terkait profesi saya. Apa sebutannya… sesuatu yang bersifat spiritual, penghargaan untuk karya spiritual. Dan ini adalah penghargaan duniawi, tetapi mereka bilang mereka ingin menghormati saya atas karya spiritual saya. Saya berkata, “Oh, tak perlu penghargaan! Kenapa harus bersusah payah seperti itu?”Mengapa saya datang ke Amerika? Saya menjelaskan bahwa hal itu disebabkan karena belakangan ini terjadi begitu banyak bencana di sini. Saya datang ke sini untuk menerima penghargaan, dan juga untuk bangun kedekatan lebih erat dng mereka. (Ya.) Sebaliknya, di masa lalu, setiap kali saya datang ke Amerika, saya ingin segera pulang. Setiap kali saya datang ke sini, saya tidak bisa tinggal lama. (Beberapa hari yang lalu terjadi gempa bumi di sini.) Oh, begitu ya? (Ya.) Saya merasa ada semacam kekuatan di sini yang tidak terlalu baik. Tanah ini sangat, sangat baik, tetapi terkadang banyak karma buruk telah tercipta. (Ya.) Jadi, saya berpikir untuk menerima penghargaan ini demi kebaikan mereka, bukan demi diri sendiri. Menabur ikatan baik bagi mereka. Jika mereka menghormati saya, maka negara mereka juga akan menerima kehormatan.Anda tahu pepatah: apa yang Anda tabur, itulah yang Anda tuai, bukan? Itu yg kami katakan di agama Budha. Ah, [Tuhan] Yesus juga katakan hal sama: “Apa pun yang kamu tabur, itulah yang akan kamu tuai.” Jika mereka menghormatiku seperti ini, maka mereka pasti akan terima kehormatan di masa depan. Karena mereka sedang menabur sebab yang cerah dan positif bagi diri mereka sendiri. Saya datang ke sini untuk menerima penghargaan demi kepentingan rakyat Amerika. Adapun Taiwan (Formosa), saya sudah tinggal di sana cukup lama – enam, tujuh, delapan tahun. Segalanya sudah meresap dengan baik, dan begitu banyak orang yang sudah mengenal saya. Kini begitu banyak dari mereka yang sudah berlatih secara spiritual dan tulus. Tidak perlu kembali hanya untuk menerima penghargaan. Itu tidak perlu. Kalian mengerti, kan? (Ya.) Itulah mengapa saya belum kembali ke Taiwan (Formosa) untuk menerima penghargaan tersebut. Tidak perlu terburu-buru untuk itu. Saya takkan melakukan perjalanan khusus untuk terima penghargaan. Misalnya, nanti, setelah saya menyelesaikan semua pekerjaan di Amerika Serikat, setelah saya berkeliling mengunjungi para murid dan mengunjungi semua tempat yang secara tulus mengundang saya, lalu kebetulan melewati Taiwan (Formosa) dalam perjalanan pulang misalnya. Lalu, saat saya berada di sana, jika mereka masih mau berikan saya penghargaan, tidak masalah. (Ya.) Tetapi saya tidak akan secara khusus meninggalkan Amerika Serikat dan terburu-buru kembali ke Âu Lạc (Vietnam) hanya untuk menerima penghargaan, dan terburu-buru kembali lagi. Kira-kira seperti itulah. Jadi, saya belum kembali ke Âu Lạc (Vietnam), paham.Untuk saat ini, saya mungkin akan terus berkeliling Amerika Serikat untuk sementara waktu lagi. Kali ini, saya merasa nyaman tinggal di sini. Rasanya memang begitu. Ada kalanya kita memang tidak bisa melakukan sesuatu sebelum waktunya. Dulu, setiap kali saya datang ke sini, setelah beberapa hari saja saya sudah ingin pergi. Kadang-kadang saya sangat sabar dan berhasil tinggal selama dua atau tiga minggu. Sekarang saya merasa bisa tinggal sedikit lebih lama. (Mungkin karena adanya ikatan itu.) Karena adanya pertalian itu sehingga mereka menghormati. (Menghormati.) Mereka menghormati para praktisi spiritual yang tulus. (Ya.) Kemudian mereka menerima berkah dari hal itu. (Ya.) Bagaimana mungkin tidak, bukan? (Ya.) Orang-orang kunci akan menerima lebih banyak pahala. Dan orang-orang – seluruh bangsa, seluruh negara – yang mendukungnya akan menerima berkah. (Ya.)(Guru, di sini di Amerika Serikat, ada banyak orang Amerika kulit putih yang mengikuti Anda.) Ya, ya. (Apakah jumlah mereka banyak?) Ya, cukup banyak. (Ya.) Tapi belakangan ini, tidak banyak di antara mereka yang bermeditasi karena jumlah mereka lebih sedikit daripada di Âu Lạc (Vietnam). Biasanya, mereka lebih sering bermeditasi di rumah. Mereka terlalu malas keluar rumah. Itu karena saya. Itu juga salah saya. Mengapa? Karena dulu, ketika saya datang ke sini, saya hanya berbicara dalam bahasa Âu Lạc (Vietnam). (Ya.) Mereka akan duduk di sana mendengarkan terjemahan, dan itu melelahkan bagi mereka. (Ya.) Banyak dari mereka bahkan tidak repot-repot menerjemahkan. Mereka akan duduk di sana mendengarkan, begitu bahagia dan menikmatinya sehingga benar-benar lupa bahwa mereka seharusnya menerjemahkan. Itu satu hal. Kedua, saya tidak tinggal di sini terlalu lama. (Ya.) Biasanya, setiap kali orang datang menemui saya, para pengikut Âu Lạc (Vietnam) akan benar-benar mengelilingi saya. Dan orang-orang Amerika akan berdiri di luar. Mereka tidak akan memaksa masuk; mereka tidak terbiasa melakukan itu. Tapi para murid Âu Lạc (Vietnam) sama sekali tidak malu-malu. Begitu mereka melihat saya, mereka akan bergegas masuk dan mengelilingi saya. Sehingga orang-orang Amerika yang berdiri di belakang akhirnya menjadi putus asa. Jadi, jika saya tinggal sedikit lebih lama, mereka akan menjadi lebih tekun dan meningkat dalam latihan spiritual mereka. (Ya.)Kali ini, orang-orang Amerika telah banyak membantu saya selama kunjungan saya di sini. Misalnya, ini bukan soal uang. Melainkan, mereka sebarkan kabar atau mengundang teman-temannya untuk datang, dan sebagainya. Kadang-kadang mereka juga menghubungi media. (Ya.) Mereka lakukan atas inisiatif sendiri; saya bahkan tidak mengetahuinya. Terkadang mereka adakan acara atau program, lalu beritahu saya ada kegiatan ini atau itu di sini. Lalu saya pergi. Begitulah adanya. (Ya.)Jika ada sesuatu yang layak, maka saya akan pergi. Misalnya, mengunjungi para veteran dan hal-hal semacam itu. Mereka berjuang demi rakyat kita dan melindungi kita. Terlepas dari apakah yang mereka lakukan itu benar atau salah, ketika para pemuda itu berangkat berperang, mereka melakukannya karena memiliki cita-cita luhur. Siapa yang mau pergi kalau bukan karena itu, kan? Jadi saya berterima kasih ke mereka. (Guru, apakah Anda menyumbangkan US$200.000 untuk itu?) Ya, saya juga menyumbangkan US$200.000. (Kepada para veteran?) Kepada veteran di seluruh negeri. Ya. Apakah hal itu diliput? (Yang itu tidak diliput.) Saya tidak tahu apa-apa tentang itu. (Yang di Malibu diliput, tapi yang untuk para veteran tidak.) Oh, benarkah? (Ya, yang di Malibu diliput, tapi yang untuk para veteran tidak.) Kenapa tidak ada yang membeli atau membaca koran atau apa pun?(Jadi, sumbangan untuk para veteran itu hanya kali ini saja, atau...?) Ya, baru-baru ini. (Ya, baru-baru ini?) Ya. Karena saat saya di Hawaii, saya sudah berjanji bahwa jika saya bertemu mereka kali ini, saya akan memberi tahu mereka.(Dan saya ingat bahwa di Hawaii, Guru telah menjanjikan US$200.000 untuk para veteran.) Saya tidak berjanji US$200.000, tetapi saya memang berjanji akan memberikan sesuatu. (Ya.) Sebab kebetulan saya bertemu mereka, saya langsung berikan kepada mereka. (Jadi, Anda menyumbangkan US$200.000 sekarang?) Ya. Ya, itu sudah dilakukan. (Guru hanya mampir sekitar lima atau enam menit, berbicara sebentar, lalu langsung pergi.) Benar, benar. Karena saya hrs kejar penerbangan. (Anda harus segera pergi.) Ya, saya harus kejar penerbangan. (Apakah Anda tahu tanggal berapa koran itu diterbitkan?) (Itu sekitar seminggu yang lalu.) Tak ada yg mempercayainya, tahu? Saya sama sekali tidak tahu soal itu. (Mungkin mereka memang percaya tapi tak menyadarinya.) Benarkah begitu? (Kadang-kadang berita seperti itu… membutuhkan beberapa kolom.) Apakah kamu punya surat kabar itu? (Di dekat bagian metro.) (Kadang-kadang setelah terbit, orang-orang tidak menyadarinya.) Sudah kubuang. Benar. (Di metro.) Benarkah? (Di bagian “Metro”.) Mintalah seseorang untuk memeriksa surat kabar-surat kabar terbaru dan lihatlah. (Ya.) Kalian semua bilang itu diterbitkan di mana-mana, tapi saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Biarkan saya melihatnya dan merasa sedikit bangga untuk sekali-sekali. Biarkan ego sedikit naik. Terus-menerus dikritik juga melelahkan. Berikan vitamin agar bisa kembali bekerja. (Tapi ego adalah salah satu hal yang dilarang oleh Maha Guru.) Tidak apa-apa. Kita manfaatkan; jangan sampai itu kendalikan kita. Itu saja. (Ya, benar.) (Itulah yang penting,)Tak ada yg secara hakikat baik atau buruk. Itu tergantung cara kita menggunakannya. (Ya.) Bahkan racun pun bisa digunakan untuk mengobati penyakit, tahu? (Ya.) (Jadi, itu berarti Guru menyumbangkan US$200.000 untuk korban kebakaran Malibu, dan juga menyumbang ke para veteran?) Tidak. (Tidak. Sumbangan itu untuk upaya bantuan kebakaran umum?) Bantuan kebakaran umum. (Sumbangan terbaru ke California Selatan sebesar US$200.000. Dan US$200.000 lainnya disalurkan ke asosiasi veteran di seluruh Amerika Serikat, sehingga totalnya menjadi US$400.000.) Ya, benar. Totalnya US$400.000. (Totalnya US$400.000.) Saya menyuruh mereka menghubungi Taiwan (Formosa), dan memberikan detail rekening bank agar kita bisa mengirimkan uang ke sana. (Ya.) Saya tak membawa tumpukan uang atau uang tunai ke mana-mana. Cukup dengan memberikan surat pernyataan tertulis kepada mereka. Mereka akan hubungi kami dan beritahu saluran mana yang dipakai.Photo Caption: “Bunga-Bunga Rumput Hutan Liar yang Halus dan Elegan Dilindungi oleh Sahabat Raksasa yang Penuh Kasih”











